Amin Rais Imbau Kerjasama Semua Pihak untuk Memerangi Musuh Indonesia

0
393
Amin Rais Imbau Kerjasama Semua Pihak untuk Memerangi Musuh Indonesia

Al-Wanun.com – Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais menyoroti oknum yang menganjurkan pemisahan agama dengan politik (pemerintahan).

“Memisahkan agama dengan negara menunjukkan ketidakmengertian terhadap sejarah. Pancasila sebenarnya bukan dasar negara, akan tetapi ideologi negara. Yang menjadi dasar negara kita adalah seperti bunyi sila pertama yaitu dasar negara NKRI adalah ketuhanan yang Maha Esa” kata Amien, Sabtu (27/1/2018).

Selanjutnya ia juga mengungkapkan ketidaksukaan dan heran dengan sebagian umat Islam yang seakan diam tidak melakukan apa-apa. “Mereka harus turun tangan. Jangan mau kalah berani dengan pendukung LGBT dan PKI yang saat ini lantang menyuarakan pendapat dan pembelaannya” Lanjut Amin.

Mantan Ketua MPR RI ini bahkan mengutip surah Ali Imron ayat 118-119 : Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah kami terangkan kepadamu ayat-ayat (kami), jika kamu memahaminya.(118)

Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata:”kami beriman” dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka):”Matilah kamu kare kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.

“Di dalam al-Qur’an, musuh orang Islam jelas yaitu orang kafir, namun dalam tubuh umat Islam banyak munafiq yang membuat Islam kesandung dalam setiap langkahnya. Ada eksponen (tokoh) umat islam yang mebungkuk, tunduk kepada mereka. tapi sesama muslim bersikap sebaliknya” tegas Amin.

Sorotan ini disampaikan dalam acara “Sarasehan dalam Rangka HUT Tritura ke-52: Mewaspadai Bangkitnya Neo-komunisme di Indonesia” di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Sabtu (27/1/2018).

“Ada beberapa negara muslim yang masih utuh dan belum diorak-arik oleh asing saat ini. Diantaranya adalah Indonesia, Malaysia, Turki dan tambah Syiah Iran. Kenyataannya Arab sudah hancur (Irak, Suriah, Afganistan dll), sekarang targetnya indonesia dan Malaysia, akan tetapi selama TNI, Islam dan umat agama lain bersatu, berkolaborasi bersama, maka kita masih kuat, Lanjut Amin.

Amien juga menyoroti soal permasalahan PKI. Dia mengomentari adanya instruksi TNI kepada tiap satuan untuk menggelar nobar film G30S/PKI bersama para prajurit. “Terus terang tadi pagi saya gembira karena TNI AD ada meminta film PKI diputar lagi.

Jadi mereka yang petentang-petenteng berusaha membangun PKI insyaallah akan berurusan dengan TNI,” papar Amien. “Di negeri ini ada yang mengelabui masyarakat (dengan mengatakan) ‘komunisme sudah tidak ada, kenapa takut’,” sambungnya.

Amien menegaskan membela kepentingan bangsa Indonesia harus dilakukan secara konstitusional, bukan dengan kekerasan. “Kalau mentok, kita jihad. Kalau Islam cinta damai, tapi dituduh macam-macam. Karena itu, lebih bagus kalau diajak main keras, kita masuk surga, kita jihad. Tapi kalau mereka tidak percaya akhirat, kalau mati, tentu digelandang ke neraka,” ucap Amien.

Dewan Pembina Yayasan Tritura, Syukri Fadholi menambahkan, saat ini gerakan komunisme memperlihatkan gelagat kebangkitannya. Parahnya, negara, kata Syukri, justru memberikan ruang bagi mereka.

“Ada gerakan terselubung di DPR. Ada upaya tap MPR (1966) itu dicabut. Juga mulai muncul anggota DPR dari anak-anak PKI,” ungkapnya. Selain Amien Rais dan Syukri Fadholi sejumlah tokoh lainnya juga hadir di acara ini. Di antaranya anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Moh Afnan Hadikusumo dan Chumaidi Syarif Romas dari Yayasan Tritura.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here